Waktu bisa menjadi sahabat sekaligus boomerang bagi kita


Bagaimanakah cara kita memperlakukan waktu ?

Waktu adalah tolak ukur perkembangan kita hidup di dunia, sejauh mana kita berbenah dan sejauh mana kita menggunakannya. Waktu bisa menjadi sahabat jika kita menggunakannya untuk kebaikan dan akan menjadi boomerang mana kala kita menggunakannya untuk kejahatan ataupun keburukan.

Manusia pasti tidak luput dari yang namanya salah dan dosa, karena itulah sifat dasar manusia yang angkuh, rakus serta sombong. Dan secara tidak sadar dikala itu waktu akan menjadi saksi atas semua perbuatan yang telah kita lakukan.

Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya salah atau khilaf, namun titik permasalahannya bukan pada masalah atau kekhilafan yang kita lakukan melainkan bagaimana respon atau pertanggung jawaban kita selanjutnya, apakah kita sadar dan segera bertaubat atau kita malah terjerumus ke dalam lubang maksiat. Naudzubillah .. !!

Waktu akan terus menghukum kita manakala kita tidak segera kembali ke jalan yang seharusnya. Bahkan Rasulullah Muhammad Saw. bersabda : “Jika hari ini lebih baik dari kemarin kita termasuk orang yang beruntung, jika hari ini sama dengan hari kemarin kita termasuk orang yang merugi dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin kita termasuk orang yang celaka”. Sesuai sabda tersebut diatas, Rasulullah menganjurkan kita agar terus menerus memperlakukan waktu sebaik-baiknya dan menuntut kita agar terus berbenah, terus belajar, terus memperbaiki diri, bermuhasabah supaya kita tidak termasuk orang yang celaka dan selamat dari ujian dunia. Aamiin .. !!

Salah satu cara yang mungkin bisa kita lakukan adalah menjadwal akivitas kita sehari-hari, misalnya : jam sekian kita Shalat, selesai itu kita mengaji, belajar dan jika ada waktu kosong ikut pengajian atau bersosial dan lain sejenisnya. Maka dari itu kita bisa menggunakan waktu secara efektif dan jauh lebih bermanfaat. Tak lupa pula setiap seminggu atau sebulan sekali kita adakan review sejauh mana waktu yang kita gunakan dan sejauh mana kebermanfaatannya untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Jika seumpama ada yang kurang efektif atau waktu yang kita gunakan banyak yang terbuang kita lakukan evaluasi lagi sampai benar-benar waktu bisa menjadikan kita sahabat terbaik di dunia.

Untuk itu marilah kita bersama-sama saling mengingatkan untuk terus berada dalam kebaikan, agar waktu yang kita habiskan tidak menjadi boomerang dan menjadikan kita orang yang beruntung selama hidup di dunia.

“ Usahakan kita yang memperlakukan waktu bukan malah waktu yang memperlakukan kita ”


Terima Kasih

(a.r/red)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waktu bisa menjadi sahabat sekaligus boomerang bagi kita"

Posting Komentar